Aqiqah Anak

Setelah mendapatkan titipan dari allah berupa anak, maka kita disunahkan untuk melaksanakan aqiqah . Pelaksanaannya diutamakan pada hari ke 7. Hal ini sesuai dengan hadist :

Nabi SAW bersabda, “Seorang anak terikat dengan aqiqahnya. Ia disembelihkan aqiqah pada hari ketujuh dan diberi nama”. (HR. al-Tirmidzi).

Namun, jika berhalangan atau tidak bisa dilakukan pada hari ke 7, maka aqiqah dapat dilakukan pada hari ke 14, 21, atau hari dimana ia sanggup melakukannya.
Untuk aqiqah, kambing yang digunakan sebaiknya kambing jantan. Jumlah kambing untuk anak laki-laki adalah 2 ekor kambing yang berukuran sama, sedangkan untuk anak perempuan 1 ekor saja.

Pada saat pemotongan hewan aqiqah, yang dilakukan adalah membaca do’a :

“Bismillah, Allahumma taqobbal min muhammadin, wa aali muhammadin, wa min ummati muhammadin”,

Lalu kemudian menyebutkan nama yang beraqiqah.

Sekarang ini, pemotongan tidak mesti kita lakukan sendiri, sudah banyak lembaga-lembaga yang menyediakan jasa pemotongan hewan aqiqah. Bahkan lembaga-lembaga tersebut tidak hanya menyediakan jasa pemotongan hewan aqiqah saja, akan tetapi jg menyediakan jasa untuk memasak daging kambing tsb sampaike jasa pendistribusiannya kepada orang-orang yg berhak menerimanya. Biasanya lembaga-lembaga tsb sudah mempunyai daftar panti sebagai tempat penyaluran daging aqiqah:)
Pelaksanaan aqiqah menjadi lebih mudah dengan kehadiran lembaga-lembaga tsb:)

Jadi bagi pembaca sekalian yang masih belum sempat meng-aqiqah anaknya atau bagi pembaca yang belum selesai aqiqah untuk dirinya sendiri, mari laksanakan aqiqah sebagai wujud syukur kita kepada allah melalui lembaga-lembaga tersebut.

Contoh lembaga pelaksana aqiqah :
http://www.dsim.or.id/beranda
http://www.rumahaqiqah.org/

by
Abu Fakhrullah

Matahari dan Tata Surya

Sebelum abad 20, para ilmuwan menyatakan matahari tidak bergerak atau diam di tempat. Sedangkan gerakan dari timur ke barat hanya gerakan lahiriah saja. Awal abad 20, ilmuwan astronomi menemukan bahwa matahari memiliki gerakan yang hakiki di ruang angkasa dengan ukuran dan arah tertentu. Tetapi, abad ke-7 Masehi atau 1200 tahun sebelumnya, AL-Qur’an telah menyatakan pada QS Yaasiin ayat 38: “dan matahari berjalan ditempat peredarannya”

Ahli astronomi abad 20 menjelaskan bahwa matahari dikelilingi sekumpulan benda angkasa yang terdiri dari planet, bulan, dan komet, yang selalu mengikuti matahri dan tunduk mengikuti kekuatan gravitasi matahari. Setiap benda memiliki garis edar, bergerak teratur, dengan arah dan kecepatan tertentu. Ini sesuai firmanNya:

QS: Yaasiin ayat 39-40:Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk TANDAN yang tua. Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.

Tandan yang tua, memberikan makna perubahan bentuk bulan yang tampak dari bumi. Sebelum purnama berbentuk sabit, setelah purnama pun kembali tampak seperti sabit.
sumber http://pendawa5.wordpress.com/

Kondisi Bulan

Perhatikan QS: Yaasiin ayat 39: kembalilah dia sebagai bentuk TANDAN yang tua. Tidak lagi berwarna hijau, tidak lagi berair, dan tidak lagi ada kehidupan. Ilmuwan meyakini pernah ada kehidupan, seperti dinyatakan Al-Quran… kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. Mau dibilang apa lagi? astronot yang mendarat pertama kali di bulan memang membuktikan dan menyatakan kondisi yang tandus dan gersang. Subhanallah…. Nabi Muhammad yang buta huruf bisa mengetahui seperti itu 14 abad yang lalu? PASTI Al-Qur’an dari Allah yang menciptakan jagad raya ini.

sumber http://pendawa5.wordpress.com/

Benda Langit Berputar Pada Porosnya

Al-Qur’an menegaskan malam dan siang keduanya beredar, satu dengan lainnya tidak saling mendahului.Seandainya bumi datar tentu maka hanya akan ada satu kondisi, siang saja atau malam saja. Atau jika bumi tidak berputar, akan terjadi 1 kondisi juga. Pengetahuan modern juga membuktikan, matahari tidak akan berbenturan dengan bulan (kecuali jika kiamat) karena masing-masing memiliki garis edar sendiri-sendiri.

QS: Yaasiin ayat 40: Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.

Disamping itu juga telah terbukti, bahwa bulan, bumi, dan matahari dan planet-planet juga berputar pada porosnya (pada garis=ketentuan edarnya).
sumber http://pendawa5.wordpress.com/

Matahari = Bintang Amat Terang

Penelitian ilmiah menemukan bahwa matahari adalah bintang, memiliki “sumber panas” berasal dari zona paling inti yang panasnya selalu menyembur. Semburan ini akibat areal-areal magnetis yang menghasilkan partikel-partikel panas yang bergerak sangat cepat kemudian menghantam materi udara matahari terluar yang mengakibatkan bagian ini tertarik ke bagian sumber panasnya. Proses tersebut berulang terus menerus sehingga matahari seolah hidup dari dirinya sendiri.

QS: An-Naba ayat 13: dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari).

Lebih lanjut, ilmuwan menyatakan bahwa panas terjadi akibat proses reaksi nuklir yang menghasilkan helium. Di dalam matahari terdapat tungku atom yang berasal dari hidrogen, sebagai bahan bakar. Setiap bahan terbakar akan dipancarkan ke permukaan dan berubah menjadi hidrogen baru yang akan pindah dari luar permukaan matahari. Hidrogen baru bagi matahari ibarat minyak bahan bakar pelita yant sangat terang tersebut. Ketika hidrogen bertemu tempat penghasil hidrogen, terjadi reaksi cepat dan timbulah nukleus berisi proton dan neutron dikenal sebagai helium. Jika tidak ada at ini, tentu matahari tidak akan bersinar bagai pelita amat terang dan suatu ketika bisa pudar.

Penciptaan matahari sebagai bintang atau pelita yang memencarkan sinar sendiri berbeda dengan penciptaan bulan yang memantulkan cahaya dari matahari.

QS-71 Nuh ayat 16: Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita.

QS-10 Yunuus ayat 5: Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu).

Subhanallah… 14 abad yang lalu Nabi Muhammad sudah mengetahuinya? pastilah dari Allah.
sumber http://pendawa5.wordpress.com/

Allah Menghancurkan Bumi

Dia Allah yang berkuasa menciptakan, merencanakan, mengaturnya, dan menghancurkannya.
Sungguh dan sungguh mudah bagi Allah menciptakan langit dan bumi, semudah Allah menciptakan hari kiamat. .Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main (Al Anbiyaa’ ayat 16).

Salahsatu cara Allah melakukan penghancuran bumi ini, bisa jadi seperti isyarat Al-Qur’an 14 abad yang lalu telah menjelaskan bagaimana jagadraya ini diciptakan dan bagaimana jagadraya ini dihancurkan. : Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan (Al-Qamar ayat 1).

Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar (sumber api) dan bulan bercahaya (memantulkan cahaya) dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat, orbit, garis edar) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak (Allah menjadikan semua yang disebutkan itu bukanlah dengan percuma, melainkan dengan penuh hikmah). Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui. (Yunus ayat 5)Ilmuwan astronomi mdern menyatakan, bumi pada beberapa abad terakhir semakin mendekati matahari secara perlahan-lahan. Sedangkan bulan, jaraknya lebih dekat dengan matahari akan menjadi korban pertama dari tarikan matahari dan meninggal kan grafitasi bumi sehingga tidak lagi berputar mengelilingi bumi.

Telah kita ketahui juga, pasangsurut air laut dipengaruhi bulan bukan? bisa dibayangkan dahsyatnya perubahan permukaan air laut ketika bulan menjauhi bumi atau mendekati bumi secara mendadak, ataupun ketika bulan tidak lagi berputar mengelilingi bumi.

Dan apabila lautan dijadikan meluap (At-Takwiir ayat 06).

Bulan tetap akan terbelah, baik disebabkan: bulan jatuh ke bumi, atau pun bulan terlempar dari orbitnya (bumi) sehingga pindah mengelilingi matahari dan bulan akan ditarik matahari dengan sangat kuat. Keseimbangan bumi dan jagadraya akan terganggu …. Inilah awal hari kiamat.

Dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur (Al Haaqqah ayat 14)..

Pada hari bumi dan gunung-gunung bergoncangan, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan-tumpukan pasir yang berterbangan. (Muzammil ayat 14).

Dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu, (AL Mursalaat ayat 10)

Allah telah menciptakan langit sebagai atap untuk menahan benda-benda angkasa (meteor) tidak menumbuk bumi dengan tujuh lapisan udara sebagai tameng (yang juga dibenarkan ilmuwan modern abad 20an). Tujuh langit di permukaan bumi diciptakan sebagai atap yang terpelihara, dan segala yang berada di langit akan dijaga oleh Allah dengan peraturan dan hukum-hukum yang menyebabkan dapat berjalannya dengan teratur dan tertib.

Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis (AL-Mulk ayat 3)

Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap (Al-Baqarah ayat 22)

Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara (Al-Anbiyaa’ ayat 32)

Allah pula yang akan menjadikan atap tersebut menjadi lemah, seakan tidak adanya lagi kekuatan langit menahan benda2 langit, karena manzilah-manzilah yang ditetapkan Allah dengan sangat ilmiah tersebut tidak lagi teratur. Sampai pada akhirnya: apabila matahari telah digulung (At-Takwiir ayat 01). Menjadi tanda kiamat seluruh alam ini…. dahsyatnya…benturan2 antar benda langit - dan terbelahlah langit!!!

Dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah (Al Haaqqah ayat 16).

Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak (AR Rahmaan ayat 37).

Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak, dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang berterbangan) (Al-Ma’aarij ayat 9-10)

Langit menjadi samudra api merah menyala yang membakar, dipenuhi kilatan2 yang menyilaukan di antara samudra asap dan debu seperti luluhan perak (gelap kehitaman). Langit kembali seperti sa’at awal proses terjadinya jagadraya yang digambarkan ilmuwan moder berasal dari nebula (asap).

Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap (Fush Shilat ayat 11)

Dia Allah yang berkuasa menciptakan, merencanakan, mengaturnya, dan menghancurkannya. Apakah kita masih tidak percaya? bahwa Al-Qur’an datangnya dari sang Maha Pencipta Alam ini? dan kiamat pastilah datang.
sumber http://pendawa5.wordpress.com/

Bayangan Matahari dan Gerhana

Ilmuwan falaq menyatakan: ketika bulan terletak diantara bumi dan matahari dan dalam satu garis yang lurus, maka bayang-bayang yang muncul akibat peristiwa itu akan memanjang terus sampai ke permukaan bumi dalam bentuk kerucut. Dipermukaan bumi akan tampak bayangan gelap luasnya 100 mil ketika gerhana matahari total. Titik hitam berupa bayang-bayang gelap tersebut akan bergerak dari timur ke barat selama 4 jam. Gerhana matahari total terjadi 300an tahun sekali.

Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) BAYANG-BAYANG dan kalau Dia menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap BAYANG-BAYANG itu, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas BAYANG- BAYANG itu (Al-Furqaan ayat 45).

Setelah terjadi gerhana total, posisi bulan terdekat dengan bumi, pelan-pelan akan bergeser menjauh. Jika posisi bulan sangat jauh dari bumi, maka titik hitam berupa bayang-bayang gelap tersebut tidak akan sampai ke permukaan bumi atau area nya lebih sempit, dikatakan gerhana matahari tidak lagi total (seperti yang sering terjadi). kemudian Kami menarik BAYANG-BAYANG itu kepada kami dengan tarikan yang perlahan-lahan (Al-Furqaan ayat 46). Subhanallah…
sumber http://pendawa5.wordpress.com/

Obat Sakit Jiwa (Gila)

Penyebab gangguan jiwa pada umumnya terdiri dari tiga jenis yaitu: faktor biologis atau genetis dan pengaruh penyakit-penyakit tertentu, pola kepribadian yang dipengaruhi pola asuh (keluarga), dan penyebab yang bersifat psikososial atau lingkungan.

Jika gangguan disebabkan ada kerusakan neurotransmitter otak penyembuhannya pakai obat. Gangguan kepribadian, penyembuhnya psikoterapi. Tetapi, untuk gangguan jiwa akibat etiologi epoleksosbudhankam untuk penyembuhannya sangat komplek terutama penciptaan lingkungan yang mendukung termasuk pemerintah.

QS:4-An Nisaa ayat 120: Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan KOSONG pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.

Lingkungan perkotaan lebih cenderung menciptakan syaitan dari golongan manusia yang senantiasa mengajak kepada kerusakan. Inilah, mengapa di kota-kota besar banyak terjadi “gangguan jiwa massal”, karena tingkat psikologis yang rawan, lemah terutama akibat beban kehidupan yang berat.

Islam memberikan solusi.

Pangkal dari segala faktor penyebab gangguan jiwa adalah HATI YANG TIDAK TENTERAM sehingga menyebabkan KEKOSONGAN JIWA terutama kaibat depresi dan stress. Bagaimamana cara mencegah keluarga dari sakit jiwa? kuncinya: ciptakanlah ketenteraman, caranya ? tanamkan iman pada diri kita dan keluarga.

QS-13:Ar Ra’ad ayat 28 “..(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi TENTERAM dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi TENTERAM.”.
sumber http://pendawa5.wordpress.com/

Gunung Pasak Bumi

Gempa bumi merupakan bencana alam yang sulit dihindari, dan di Indonesia yang berada di titik Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania pun rawan terhadap gempa. Dia Allah yang berkuasa menciptakan, merencanakan, mengaturnya, dan menghancurkannya. Sungguh dan sungguh mudah bagi Allah menciptakan langit dan bumi, sungguh dan sungguh sagatlah luas ilmu Allah.

Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main (QS-21:16).

Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia (17:60)

Kajian, teori dan penelitian ilmuwan modern abad 18-20an yang hanya mampu membuktikan sedikit sekali mukjizat ilmiah Al-Qur’an yang diterima Nabi Muhammad SAW sekitar abad 7 M.

Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata (QS-50:7).

Artikel ini akan membicarakan sedikit fungsi gunung yang telah dijelaskan Al-Qur’an dan berdasarkan penelitian ilmiah orang-orang ahli ilmu bumi, dari berbagai literatur:

Katanya Pakar Geologi !!

Bumi terdiri dari beberapa lapisan, lapisan luar Bumi disebut Lithosphere dan terdiri dari 30 lapisan. Masing-masing lapisan terdiri dari bagian yang keras dan mantel bagian atas, lapisan keras ini bergerak di atas sebuah lapisan lelehan batu yang sangat panas (seperti tungku) di dalam lapisan mantel yang disebut asthenosphere. Dengan demikian, benua-benuapun terdiri dari lapisan-lapisan tanah.

Katanya Pakar Geologi !!

Dahulu kala, bumi terbentuk satu hamparan benua besar yang disebut Pangaea dan dikelilingi satu samudera Panthalassa. Sekitar 200 juta tahun yang lalu benua ini terbelah menjadi dua yakni Gondwanaland dan Laurasia. Gondwanaland kemudian terbelah membentuk benua afrika, antartika, australia, Amerika Selatan, dan sub benua India. Sedangkan Laurasia terbelah menjadi Eurasia dan Amerika Utara. Pada saat benua ini terbelah-belah beberapa samudera baru muncul di sela-selanya. Diantara sela-sela bisa terdapat gas, logam, bebatuan, cairan yang membeku (es), dan lain-lain, diperlukan waktu berjuta-juta tahun untuk membentuk posisi daratan yang seperti sekarang ini.

Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu (QS-16:15).

Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; (QS-31:10)

Ketidak normalan bisa saja terjadi di dalam bumi? bagaimana jika es pada celah-celah benua dan lapisan-lapisan tanah mencair akibat suhu permukaan bumi yang memanas? lempengan-lempengan benua (lapisan tanahnya) akan saling bersinggungan atau bertabrakan akibat pergeseran.

Apa akibat pergeseran suatu lapisan tanah? akan terjadi tekanan maha kuat pada lapisan-lapisan tanah dan bebatuan yang lain, maka terjadi kecenderungan lelehan batu pijar yang ada akan mengalir mencari celah-celah kosong atau memenbus lapisan yang lebih rapuh… dan tekanan menjadi seimbang setelah meembus permukaan bumi lewat gunung merapi.

Apa bisa kita rasakan akibat pergeseran dan tekanan-tekan dalam bumi tersebut? maka getaran dahyat bahkan ledakan-ledakan sering terasa di permukaan bumi sehingga: sunami, tanah bergetar dan terhentak, dan gunung gunung meletus,

Dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur (Al Haaqqah ayat 14)..

Pada hari bumi dan gunung-gunung bergoncangan, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan-tumpukan pasir yang berterbangan. (Muzammil ayat 14).

Dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu, (AL Mursalaat ayat 10)

…. dalam hitungan detik…

…. rumah dan bangunan hancur…

…. jerit ketakutan dan kematian terdengar di mana..manaa…

…. seperti di Yogya dan Klaten tahun lalu…

Jika sudah begini Bisa Apa Kita ?

Manusia bisa mencatat gerakan kecil di tanah akibat gempa bumi, bahkan yang jauh di bagian lain bumi, dengan menggunakan alat bernama seismograf. Seismograf terdiri dari seismometer dan sistem perekaman gerakan tanah dari gelombang seismik berbeda yang diakibatkan oleh gempa, kemudian data akan direkam ataupun dicetak ke kertas.

Katanya Pakar Geologi !!

!!! Lapisan rawan gempa adalah antara permukaan bumi sampai sekitar 700 kilometer di bawahnya. Sedangkan beberapa literatur menyebutkan bahwa ketebalan lapisan bumi berkisar 30-70 km. Maka jangan heran, kebanyakan laporan gempa di Indonesia terjadi pada kedalaman 30-70an km.

Gunung bisa berjalan ? di permukaan bumi terdapat terdapat gunung, ketika ada pergeseran lapisan kulit bumi ataupun benua tentu gunung ikut bergerak (QS -52:10, QS-27:88). Pecahan-pecahan (lempeng) lapisan bumi ini bergerak dengan tiga cara; pertama saling menjauh, kedua saling mendekat dan ketiga saling melewati. Jika lapisan Bumi bergerak saling menjauh di suatu tempat, maka mereka pasti bergerak saling mendekat di tempat yang lain.

Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan (QS-27:88)

Dan gunung benar-benar berjalan (QS -52:10)

Apa peran gunung? semua gunung memiliki akar yang keras (terdiri aneka batuan dan bekuan material) yang terhujam dari lapisan kulit bumi terluar (atas) sampai beberapa lapisan di bawahnya sehingga berfungsi sebagai sebuah pasak. Akar gunung bisa disamakan, dengan paku yang menjadikan lembaran-lembaran kayu tetap menyatu. Maka setiap terjadi goncangan, getarannya teredam, tidak beruntun (karambol), antar lapisan tidak berantakan.. dan bumi menjadi tempat yang aman untuk hidup !!.

Fungsi pemancangan dari gunung dijelaskan dalam tulisan ilmiah dengan istilah ”isostasi”, yakni keseimbangan dalam kerak bumi yang terjaga oleh aliran materi bebatuan di bawah permukaan akibat tekanan gravitasi. Hal ini baru saja terungkap sebagai hasil penemuan geologi modern.

Sengsara membawa nikmat…? Di satu sisi, cairan mineral pijar di anatara celah-celah lapisan yang tertekan akibat reaksi kimia alami ataupun akibat pergeseran tanah menjadi seimbang setelah dikeluarkan ke permukaan bumi lewat “letusan gunung” …. BOOOOOMM!!. Setelah letusan, material muntahan gunung berapi… sangat banyak kandungan gizi bagi tanaman…maka tanaman sangat subu di muka bumi terutama lereng-lereng gunung (QS-50:7)

Sebagai Muslim, dengan atau tanpa penemuan geologi modern, tetap akan membenarkan pernyataan Allah dalam Qur’an yang mulia. Setiap penemuan ilmiah pastilah akan membenarkan AL-Qur’an, karena Allah pencipta alam, pastilah Allah lebih tahu rahasia ilmunya. Jika tidak cocok? itulah keterbatasan ilmu kita, manusia. Ingat, Tidaklah Allah menciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main (QS-21:16) dan pastilah, sesungguhnyalah ilmu Allah meliputi segala manusia (17:60).

Semoga mampu meningkatkan iman kita…
sumber http://pendawa5.wordpress.com/

Islam Mengajarkan Cara Bisnis

Sabar dan Tekun adalah Kunci Bisnis, Allah menghendaki kita bekerja keras dan memiliki usaha sebagai sumber nafkah, sehingga umat islam tidak terpuruk, tidak terbelakang, tetapi carilah riki di dunia ini dengan halal.

Mata pencaharian paling afdhol adalah berjualan dengan penuh kebajikan dan dari hasil keterampilan tangan. (HR. Al-Bazzar dan Ahmad)

Allah telah menyediakan rizki kepada setiap makluk dengan cukup, termasuk untuk manusia. Perjuangan manusia untuk mendapatkannya akan menjadi catatan amalnya. Barang siapa bekerja keras dan sabar maka Insya Allah akan segera datang kesuksesan dari apa yang ditargetkan.

Allah memberi rezeki kepada hambaNya sesuai dengan kegiatan dan kemauan kerasnya serta ambisinya. (HR. Aththusi)

Allah tidak suka kepada orang yang gonta-ganti usaha, sementara usaha yang ada dan belum berhasil ditinggalkan terbengkelai karena ganti usaha baru atau menambah usaha baru.

Sesungguhnya Ruhul Qudus (malaikat Jibril) membisikkan dalam benakku bahwa jiwa tidak akan wafat sebelum lengkap dan sempurna rezekinya. Karena itu hendaklah kamu bertakwa kepada Allah dan memperbaiki mata pencaharianmu. Apabila datangnya rezeki itu terlambat, janganlah kamu memburunya dengan jalan bermaksiat kepada Allah karena apa yang ada di sisi Allah hanya bisa diraih dengan ketaatan kepada-Nya. (HR. Abu Zar dan Al Hakim)

Islam mengajarkan cara mengelola usaha yakni senantiasa bersungguh-sungguh dan konsentrasi di bidang usaha tersebut. Rasa khawatir pintu rezeki yang sudah jelas dibukakan tersebut menjadi hilang dari genggaman adalah sesuatu yang wajar.

Apabila dibukakan bagi seseorang pintu rezeki maka hendaklah dia melestarikannya. (HR. Al-Baihaqi)

Tetapi, ketakutan berlebihan dan keserakahan lah yang banyak berperan menciptakan kehilang kontrol dan logika bisnis, sehingga dengan gegabah memutuskan berpindah-pindah ke pintu-pintu rezeki lain atau berpindah-pindah usaha. Yang pasti, berhati-hatilah, karena kesibukkan mengurus usaha baru yang lain, menjadikan usaha lama bisa terbengkelai.
sumber http://pendawa5.wordpress.com/